Jumat, 09 Maret 2012

tenses

RUMUS 16 TENSES
Kata Kerja
Kata Kerja adalah bagian inti dari Tenses Bahasa Inggris. Kata kerja atau Verb pada rumus-rumus Tenses di blog ini, Kata kerja atau Verb ini sering saya singkat V saja. Jadi kalau V+ing artinya sama dengan Verb+ing, sering juga saya tulis sebagai “Ving” saja agar mudah.
Kata kerja dalam bahasa Inggris ada banyak bentuknya: V1, V2, V3, Ving.
Kata Kerja bentuk 1 atau saya singkat V1, yaitu kata kerja dasar, seperti: drink, go, write, read, participate, learn, study, dan sebagainya. Ada kata kerja bentuk ke 2, sering saya singkat V2. Kata kerja bentuk 3 ya V3. Serta Kata Kerja bentuk ING atau saya singkat Ving. Bagaimana cara menggunakan bentuk-bentuk kata kerja tersebut? Ada di masing-masing pelajaran Tenses Bahasa Inggris.
Perubahan Bentuk Kata Kerja
Perubahan bentuk Kata Kerja bentuk 1 (V1) ke bentuk kedua (V2) dan bentuk ke 3 (V2) ada yang beraturan (ada rumusnya) dan ada juga yang tidak beraturan (tidak ada rumusnya). Wah memamg inilah yang membuat bahasa Inggris ini menjadi rumit bagi kita orang Indonesia, haha.
Kata Kerja Beraturan (Regular Verb):
Artinya ya mempunyai keteraturan bentuknya, ada rumusnya misalnya ditambah “D” atau “ED” seperti: live – lived – lived, play, played, played.
Walaupun ada aturannya tetapi aturan perubahan tersebut masih ada beberapa. Daftar kata kerja beraturan ini pun panjang sekali. Saya sarankan Anda mempunyai buku Grammar Bahasa Inggris walaupun yang kecil dan sederhana, biasanya ada di sana. Memang Anda mau menulsinya disini satu per satu?.
Kata Kerja TIDAK Beraturan (Irregular Verb):
Misalnya kata kerja “drink” berturut-turut untuk bentuk ke 1 sampai 3: drink-drank-drunk. Satu contoh lain lagi: break-broke-broken
Masih ingat V1, V2, V3 dan Ving? Jangan lupa apa itu artinya ya, karena akan sering dipergunakan dalam setiap  tenses bahasa inggris
1. Present Tense (Waktu Sekarang)
a. Simple Present Tense (Waktu Sekarang Sederhana)
Rumus :
+ } S + V1 + O/C
- } S + Do/does + not + V1 + O/C
? } Do/does + S + V1 + O/C
Example :
+ } Sisca Reads book everyday
- } Sisca does not Read book everyday
? } does Sisca Read book everyday
Yes He does / No He does not (doesn’t)
For I, We, You, They = do
He, She, It = Does
Contoh kalimat :
(+) She is a new people here.
(+) He plays football every morning
(-) She isn’t a new people here.
(-) He does not playing football every morning.
(?) Is she a new people here?
(?) How playing football every morning?
b. Present Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sekarang)
Menerangkan suatu perbuatan yabg sedang berlangsungpada waktu sekarang.
Rumus :
+ } S + Be + V1 + ing + O/C            >>           + } They are playing badmintoon now
- } S + Be + not + V1 + ing + O/C >>           – } They are not playing badmintoon now
? } Be + S + V1 + ing + O/C            >>           ? } Are they palaying badmintoon now ?
Yes They are / no they are not
For I = am
They, we, you = are
He, She, It = Is
Contoh dalam kalimat :
(+) He is playing badminton now
(-) He isn’t playing badminton now.
(?) Is he playing badminton now.
c. Present Perfect Tense (Waktu Sempurna Sekarang)
Rumus :
subject+auxiliary verb+main verb
Contoh :
(+) you have eaten mine.
(-) she has not been to Rome
(?) have you finished?
d. Present Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Sekarang)
Rumus :
(+): S + have/has + been + Ving
(-): S + have/has + not + been + Ving
(?): Have/has + S + been + Ving
Contoh :
(+) She has been going to Malang since evening.
(+) We have been riding a horse for three days
(-) She hasn’t been going to Malang since evening.
(-) We haven’t been riding a horse for three days.
(?) Has she been going to Malang ?
(?) Have He been riding a horse for three days ?
2. Past Tense (Waktu Lampau)
a. Simple Past Tense (Waktu Lampau Sederhana)
Rumus :
+} S+Be+Was/Were+O/C
-} S+Be+Was/Were+not+O/C
?} Be+Was/Were+ S+O/C
Example :
+} We were at school yesterday
-} We were not at school yesterday
?} were we at school yesterday ?
For I, He, She, It = Was
They, we, you = were
Contoh :
(+) I saw a good film last night
(+) He came here last month
(-) I saw not a good film last night
(-) He came not last month
(?) Saw I a good film last night
(?) Came He here last month
b. Past Continuous Tense (Waktu Berlangsung Lampau)
Rumus :
(+): S + was/were + Ving
(-): S + was/were + NOT + Ving
(?): Was/Were + S + Ving
Contoh :
(+) He was watching television all afternoon last week
(+) They were talking about sport when I met him
(-) He wasn’t watching television all afternoon last week
(-) They weren’t talking about sport when I met him
(?) Was He watching television all afternoon last week
(?) Were they talking about sport when I met him
c. Past Perfect Tense (Waktu Sempurna Lampau)
Rumus :
subject+auxiliary verb HAVE+main verb
(+): S + had + V3
(-): S + had + not + V3
(?): Had + S + V3
Contoh :
(+) When my brother arrived , I had painted my motor cycle
(+) The ship had left before I arrived
(-) When my brother arrived , I hadn’t painted my motor cycle
(-) The ship hadn’t left before I arrived
(?) Had I my motor cycle , when my brother arrived ?
(?) Had the ship left before I arrived?
d. Past Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Lampau)
Rumus :
subject+auxiliary verb HAVE+auxiliary verb BE+main verb
Contoh :
(+) They had been living there for two month
(+) When they washed my drees , your father had been playing badminton
(-) They hadn’t been living there for two month
(-) When they washed my dress , your father hadn’t been playing badminton
(?) Had they been living there for two month?
(?) When they washed my dress , had your father been playing badminton ?
3. Future Tense (Akan Datang)
a. Simple Future Tense (Waktu Akan Datang Sederhana)
Rumus :
subject+auxiliary verb WILL+main verb
Contoh :
(+) I will visit to jakarta tomorrow.
(+) he will met boy friend by seven o’clock
(?) Will he go to Inggris next month?
(+) President shall at Indonesia the day after tomorrow.
(-) President shall not at Indonesia the day after tomorrow.
(?) Shall President at Indonesia the day after tomorrow?
b. Future Continuous Tense (Waktu Berlangsung Akan Datang)
Rumus :
subject+auxiliary verb WILL+auxiliary verb BE+main verb
Contoh :
(+) I will be writing a novel.
(+) I will be studying tomorrow night.
(-) I will not writing a novel.
(-) I will not be studying tomorrow night.
(?) Will I be writing a novel ?
(?) Will I be studying tomorrow night ?
c. Future Perfect Tense (Waktu Sempurna Akan Datang)
Rumus :
subject+auxiliary verb WILL+auxiliary verb HAVE+main verb
Contoh :
(+) Iwill havefinishedby 10am.
(+) Youwill haveforgottenme by then.
(-) Shewillnothavegoneto school.
(-) Wewillnothaveleft.
(?) Willyou havearrived?
(?) Willthey havereceivedit?
d. Future Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Akan Datang)
Rumus :
subject+auxiliary verb WILL+auxiliary verb HAVE+auxiliary verb BE+main verb
Contoh :
(+) I will have been reading a news paper.
(+) He will have been listening music.
(-) I will haven’t been reading a news paper.
(-) He will haven’t listening a music.
(?) Will I have been riding a news paper ?
(?) Will He have listening a music ?
4. Past Future Tense (Akan Datang Di Waktu Lampau)
a. Past Future Tense (Waktu Akan Datang Di Waktu Lampau)
Rumus :
Positif: S + would + V1
Negatif: S + would + not + V1
Tanya:  Would + S + V1
Contoh :
(+) He would come if you invited him.
(+) They would buy a home the previous day.
(-) He wouldn’t come if invited him.
(-) They wouldn’t buy a home the previous day.
(?) Would He come if invited him ?
(?) Would they buy a home the previous day ?
b. Past Future Continuous Tense (Waktu Akan Sedang Terjadi Diwaktu Lampau)
Rumus :
Positif: S + would + be + Ving
Negatif: S + would + not + be + Ving
Tanya: Would + S + be + Ving
Contoh :
(+) I should be swimming at this time the following day.
(+) I shall be sliping at 10 o’clock tomorrow.
(-) I shouldn’t be swimming at this time the following day.
(-) I shalln’t be sleeping at 10 o’clock tomorrow.
(?) Shall I be swimming at this time the following day ?
(?) Shall I be sleeping at10 o’clock tomorrow ?
c. Past Future Perfect Tense (Waktu Akan Sudah Selesai Di Waktu Lampau)
Rumus :
Positif: S + would + have + V3
Negatif: S + would + not + have + V3
Tanya: Would + S + have + V3
Contoh :
(+) He would have graduated if he had studies hard.
(+) Nonok will have studied moth by the end of this week.
(-) He wouldn’t have gone if he had met his darling
(-) Nonok will have not studied month by the end of this week
(?) Would He have gone if he had met his darling ?
(?) Will Nonok have studied month by the end of this week ?
d. Past Future Perfect Continuous Tense
(Waktu Yang Sudah Sedang Berlangsung Pada Waktu Lampau)
Rumus :
Positif: S + would + have + been + Ving
Negatif: S + would + not + have + been + Ving
Tanya: Would + S + have + been + Ving
 
 
//google.com 

Rabu, 04 Januari 2012

KASUS HAM DI MESUJI LAMPUNG


BAB 1

PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang

Bermula dari warga setempat yang memasuki area perkebunan kelapa sawit PT.BSMI yaitu Hendri. Dia memasuki PT.BSMI tanpa izin, dengan mengendrai sepeda motor dan kepergok oleh keamanan PT.BSMI yang berasal dari angkatan laut.Hendri melarikan diri dan meninggalkan motornya kemudian meminta bantuan dua temannya yakni Yanto dan Gani untuk mengambil ,motor dari petugas BSMI.

Petugas marinir memberikan motor  Hendri, namun Gani tidak kembali bersama Yanto. Warga menganggap telah terjadi penculikan oleh petugas jaga PT.BSMI  dan menuntut Gani diserahkan. Petugas jaga tidak pernah menangkap warga. Namun, warga sudah terprovokasi dan mengangap petugas Brimob telah menyembunyikan Gani.

      Akhirnya warga marah dan anarkis. Aset PT.BSMI dirusak dan dibakar. Petugas jaga dari unsur Brimob dan Marinir tidak mampu mengendalikan massa. Petugas jaga berkonsolidasi sambil menunggu bantuan dari Polres Tulang Bawang. Tiba – tiba Kasubagdalopos Polres Tulang Bawang AKBP WH menggunakan senjata tanpa prosedur dan mengakibatkan warga bernama Jaelani meninggal.


BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Kami Menderita, Tempat Tinggal Kami Di acak – acak

      Dengan suara gemetar dan bercucuran air mata, kartini terus menyampaikan keluh kesah dan penderitaan yang dirasakannya selama ini, tepat di hadapan Wakil Menteri Hukum dan HAM Deny Indrayana, beserta rombongan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) ketika berkunjung ke Moro – moro.
     
      Kartini merupakan satu dari ratusan warga yang menjadi korban penggusuran oleh tim terpadu perlindungan hutan provinsi September yang lalu. Kartini maupun  warga lainnya menaruh harapan besar kepada Wakil Menteri Hukum dan Ham Deny       Indrayana beserta rombongan, untuk menyelesaikan konflik agraria antara petani penggarap dengan PT Silva Inhutani.

Kapolri Jenderal Timur Pradopo menyampaikan bahwa ada dua anggota polisi yang sudah di periksa sehubungan dengan kasus yang terjadi di Mesuji Lampung. Pemeriksaan itu terkait dengan bentrokan yang terjadi disana pada tangga 11 November 2011. Satu orang tewas dalam bentrokan itu. Dua polisi sudah di periksa pelanggaran disiplin. Kalau terbukti nanti ada unsur pidana maka akan diproses secara pidana. Artinya, proses sampai peradilan.


BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

            Dari apa yang kita baca tentang kasus pelanggaran HAM di mesuji seharusnya tidak perlu terjadi. Karena bagaimanapun juga kekerasan tidaklah di benarkan. Seharusnya AKBP Tulang bawang tidak perlu mengeluarkan tembakan yang mengakibatkan satu warga tertembak dan meninggal. Jenderal Timur Pradopo menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkapkan kasus ini. Siapa saja yang bersalah akan di ungkap tuntas.


SUMBER : : VIVAnews, INILAH.COM



Selasa, 03 Januari 2012

Resolusi 2012 untuk Si Penggila Belanja



Tahun baru merupakan momen tepat untuk meninggalkan kebiasaan buruk — termasuk kebiasaan terbujuk godaan diskon atau harga spesial yang ujung-ujungnya bikin dompet tipis.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan berbelanja, apalagi ini memang kegemaran wanita. Tetapi jangan sampai belanja membuat tabungan selalu tipis. Beberapa hal berikut ini bisa Anda pikirkan kembali:

Tidak mencoba
Malas mencoba baju sebelum membeli adalah salah satu kesalahan yang sering dilakukan. Untuk pakaian jenis tertentu, pengepasan di badan sangat diperlukan agar pakaian tersebut dapat memberi efek yang maksimal. Terlalu ketat atau terlalu longgar akan membuat pakaian tersebut sulit dipakai dan akhirnya hanya tersimpan manis di lemari.

Kenakan pakaian yang simpel saat pergi belanja agar mudah saat melakukan pengepasan. Terutama ketika membeli celana. Cobalah untuk memastikan lekuk potongan celana di tubuh Anda. Jika membeli lewat Internet, minta si penjual untuk memberikan ukuran yang rinci.

Perencanaan keuangan

Pelanggaran terhadap anggaran belanja (atau bahkan tak pernah punya pos keuangan) untuk belanja merupakan kesalahan terbesar. Tidak perlu mengingkari bahwa belanja pakaian adalah bagian dari kebutuhan Anda, tetapi tetapkan anggaran yang masuk akal untuk belanja pakaian per bulan atau beberapa bulan sekali sesuai keinginan.

Taati budget tersebut untuk mencegah hutang. Jika menginginkan sesuatu yang berada di luar budget, cari penghasilan tambahan (misalnya dengan menggelar garage sale) atau tabunglah sebagian anggaran bulanan.

Diskon
Ini merupakan salah satu godaan terbesar wanita dan penyebab utama kantong yang semakin tipis. Cara mengatasinya: Ingat kembali berapa sisa budget Anda bulan ini. Hindari godaan membeli barang yang baru terpikir saat melihatnya di bagian diskon. Buat prioritas mana barang yang harus Anda dahulukan. Misalnya, tas kerja akan lebih sering terpakai ketimbang jaket kulit yang mungkin akan jarang dipakai.

Sebelum membeli barang, coba pikirkan apakah barang tersebut memang bisa digunakan berkali-kali. Jangan-jangan Anda malah belum terpikir kapan akan menggunakan barang tersebut.

Kualitas
Harga memang hampir selalu mencerminkan kualitas. Jika Anda memang membutuhkan ikat pinggang hitam yang akan digunakan sehari-hari, tak ada salahnya membeli yang berkualitas tinggi sekalian. Jangan beli yang murah bila kualitasnya tidak lebih baik.

Terjebak tren

Ciptakan karakter berbusana Anda agar tak mudah terjebak tren — yang sering memicu pembelian tak terencana. Apalagi jika harganya terjangkau. Tapi coba Anda pikirkan, kalau dikumpulkan berapa banyak yang sudah Anda habiskan untuk mengikuti tren yang hanya sebentar?

Tren tak ada salahnya diikuti bila memang sesuai dengan karakter dan bentuk tubuh. Pilih barang-barang yang bisa digunakan kembali walau tren tersebut berakhir. Tren “animal print” misalnya, pilih saja salah satu barang, dress atau scarf misalnya. Pilih model yang tidak terlalu mencolok dan bisa dikombinasikan dengan pakaian lain agar bisa dikenakan lagi walau sudah tidak tren.

Pembelian spekulasi
Ini juga salah satu hal yang sering dilakukan para penggila belanja. Membeli barang yang belum tentu bisa atau akan dipakai. Membeli baju yang sempit dengan harapan akan kurus, membeli boot merah dengan niat suatu saat membeli pakaian yang cocok, atau membeli sequin dress dengan pikiran suatu saat akan diundang ke pesta.

Untuk menjaga keseimbangan pengeluaran, sebaiknya hindari membeli barang yang belum jelas kapan akan digunakan. Hindari juga membeli barang yang memicu pembelian lain. Misalnya membeli blus hijau dengan niat membeli aksesori dengan warna serupa. Umumnya pembelian ini akan berakhir sia-sia karena sudah terlalu banyak tumpukan dalam lemari. Lama-lama Anda bisa saja lupa.

Satu kali pakai
Pembelian pakaian yang Anda tahu hanya akan dipakai satu kali sebaiknya dihindari. Sepatu merah agar sesuai dengan dress code ulang tahun teman, setelan olahraga untuk acara outing kantor, atau baju bola untuk acara nonton bola bersama. Jika masih ada kemungkinan meminjam, usahakan untuk mencari sebisa mungkin pinjaman. Manfaatkan teman, kakak, sepupu, atau teman kantor Anda yang mungkin bisa membantu. Jika memang harus membeli, usahakan pilih barang yang juga bisa dimanfaatkan di lain kesempatan. 

Utang
Inilah yang paling wajib dihindari. Jika memang anggaran sudah tidak cukup, jangan menyerah pada godaan belanja. Bila benda tersebut sangat dibutuhkan, maka kurangilah pos belanja bulan depan.

Utang, terutama dari kartu kredit, sangat merugikan dan menjadi pengeluaran tak perlu. Bayangkan berapa banyak yang sudah Anda habiskan untuk membayar bunga kartu kredit sepanjang tahun 2011. Lalu bayangkan jika uang tersebut sebenarnya  bisa digunakan untuk membeli benda impian Anda yang lain.

Yahoo...